Imbas Kericuhan di Jalan Tamansiswa Yogyakarta, Pintu Museum Tamansiswa Rusak

2023-06-05 15:03:17 00:02:25 Museum Taman Siswa Dewantara kirtibria yang terletak di Jalan Taman Siswa kota Jogjakarta Daerah Istimewa Jogjakarta mengalami kerusakan imbas dari kericuhan yang terjadi pada minggu malam 4 Juni 2023 kerusakan terjadi di pintu belakang museum dan juga Taman museum pot-pot bunga juga terpantau masih berserakan di taman museum ini museum Taman Siswa ini masih satu

Kompleks dengan pendopo taman siswa yang merupakan bangunan cagar budaya dulunya bangunan museum Taman Siswa ini merupakan rumah dari Bapak pendidikan nasional Ki Hajar Dewantoro [Musik] museum Taman Siswa dulunya merupakan rumah tinggal Ki Hajar Dewantoro yang terdapat berbagai benda peninggalan Ki Hajar Dewantara seperti kursi meja almari dan juga buku-buku

Bahkan kursi yang dilempar oleh masa yang ricuh dulunya pernah diduduki oleh tokoh-tokoh bangsa seperti Presiden pertama Indonesia Soekarno dan Ki Hajar Dewantoro beruntung tak ada kerusakan atau barang yang hilang pasca kericuhan yang terjadi pada minggu sore Hingga malam tersebut sementara itu pejabat Walikota Jogjakarta Singgih Raharjo menyebut terkait dengan kerusakan museum Taman

Siswa pihaknya Akan mengirim tim untuk mengetahui sejauh mana kerusakan museum [Musik] [Musik] [Musik]

Museum Tamansiswa Dewantara Kirti Griya yang terletak di Jalan Tamansiswa, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami kerusakan imbas kericuhan yang terjadi pada Minggu (4/6/2023) sore hingga malam hari. Kerusakan terjadi di pintu belakang museum, dan juga taman museum, pot-pot bunga masih berserakan di taman museum ini.

Museum Tamansiswa ini satu komplek dengan Pendopo Tamansiswa dan merupakan bagunan cagar budaya. Dulunya bangunan Museum Tamansiswa ini merupakan rumah dari bapak pendidikan nasional Ki Hadjar Dewantara.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Video Jurnalis: Kontributor Yogyakarta, Wisang Seto Pangaribowo
Penulis : Kontributor Yogyakarta, Wisang Seto Pangaribowo
Penulis Naskah: Wiyudha Betha Dinaragis
Narator: Wiyudha Betha Dinaragis
Video Editor: Wiyudha Betha Dinaragis
Produser: Monica Arum

Musik: Journeyman by Aakash Gandhii

#Yogyakarta #Tamansiswa #Museumtamansiswa #JernihkanHarapan

Artikel ini bisa dilihat di : https://video.kompas.com/watch/634399/imbas-kericuhan-di-jalan-tamansiswa-yogyakarta-pintu-museum-tamansiswa-rusak
Sobat Kompas.com, Info tentang #Imbas #Kericuhan #Jalan #Tamansiswa #Yogyakarta #Pintu #Museum #Tamansiswa #Rusak ini bisa dilihat dalam bentuk vidio yang berdurasi 00:02:25 detik.


Begitulah sekilas tentang Imbas Kericuhan di Jalan Tamansiswa Yogyakarta, Pintu Museum Tamansiswa Rusak yang telah dilihat oleh 4568 penonton, semoga dapat bermanfaat until kita semua. ยฉ Kompas.com 145

27 thoughts on “Imbas Kericuhan di Jalan Tamansiswa Yogyakarta, Pintu Museum Tamansiswa Rusak

  1. Lain kali polisi kalo ada beginian jangan diamankan, tapi kasih mereka golok kalo gak mau kasih biar warga yg kasih. Lebih cepat mati lebih bagus

  2. Mengotori dunia persilatan. Sayangnya para pendekar semua diam, semua seperti mengamini.

    Mana para pendekar persilatan?
    Mana para guru IPSI?

    Saya mau nanya… apa sikap dan tindakan para pendekar persilatan?

    Tercoreng sudah… kebesaran nama PENDEKAR PERSILATAN MATARAM YOGYA DAN PENDEKAR SE NUSANTARA.

    Silakan komentar di sini, silakan ambil tindakan tegas, agar wibawa pendekar tetap terjaga.

  3. Peeshate hayoo tanggung jawab. Itu hasil ulah kalian. Nggak usah pakai alasan pembacokan di Parangtritis nggak ada hubungannya. Taman Siswa nggak ada permasalahan sama kalian, tapi justru jadi korbannya. Hayoo tanggung jawab, kalo enggak mampu mengganti kerusakan, sono minta maaf dengan dogesa di pelataran pendopo taman siswa.

  4. kalau sudah begini mau nyalahin siapa? katanya pendekar itu penyabar dan tenang. lagian meneurut saya sebenarnya kasus gak ada hubunganya dengan perguruan kalian, cuma warga sama kelompok kecil yang sedang berpesta kebablasan,, kalian mau tanggung jawab gak kerusakan museum kami?? jogja sudah aman, ee kalian malah bikin rusuh, hadeh

  5. Pendekar merusak musium๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

  6. UUD45 SUDAH DI JELAS KAN. BAGI PERUSAK MUSIUM NKRI HARUS DI PIDANA. SEMOGA PENERUS PENERUS NEGERI INI TIDAK GAGAL FAHAM. ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *