Geger Mutilasi Mahasiswa di Sleman Terungkap! | AKIP tvOne

2023-07-19 04:20:00 00:15:12 Jadi [Musik] saya berharap juga pada rekan-rekan awal media ini bersabar karena kami juga motif di balik aksi mutilasi terhadap seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Redo Tri Agustian korban tewas usai melakukan kegiatan menyimpang dengan kedua pelaku Melalui aktivitas kekerasan pelaku yang panik kemudian memutilasi tubuh korban dan merebusnya sebelum dibuang untuk

Menghilangkan jejak kasus mutilasi yang menggegerkan warga selera Yogyakarta akhirnya terungkap korban Redo 3 Agustia Agustian tewas usai melakukan kegiatan menyimpang dengan kedua pelaku we dan juga RD di tempat pos pelaku di wilayah triharjo Sleman karena panik kedua pelaku Kemudian memutilasi korban menjadi beberapa bagian dan potongan tubuh korban kemudian dibuang ke

Sejumlah tempat kita akan mendengarkan perkataan dari kompos [Musik] Riadi berikut ini [Musik] [Tepuk tangan] aktivitas tidak wajar mereka melakukan kegiatan berupa kekerasan satu sama lain dan ini terjadi berlebihan sehingga mengakibatkan korban tersebut meninggal dunia Nah setelah melihat korban meninggal dunia para pelaku ini kemudian panik kemudian berniat untuk menghilangkan

Jejak peristiwa tersebut setelah diduga yang bersangkutan Pelangi korban meninggal dunia para pelaku Imani kemudian melakukan upaya pemotongan atau yang kita menampilkan di TKP yaitu dengan cara memotong kepala pergelangan tangan dan kaki kemudian memotong bagian tubuh memiliki dan untuk menghilangkan jejaknya terhadap pergelangan tangan dan pergelangan kaki mereka melakukan untuk menghilangkan

Sidik jarinya dua orang tersangka sudah diamankan oleh pihak kepolisian terkait mutilasi mahasiswa di wilayah Sleman Jawa Tengah kita akan Yogyakarta kita mau bahas semoga hal ini dengan narasumber yang sudah ada di studio pembakaranto psikolog klinis forensik Selamat pagi Mbak Alhamdulillah kemudian juga kita akan mengetahui bagaimana informasi terkini

Langsung dari Sleman DIY ini sudah ada kontributor kami Andri Prasetyo Selamat pagi Andri apa informasi terbaru dan bisa anda sampaikan dari kasus ini ya selamat pagi Ratih Bayu dan juga pemirsa memang informasi yang dapat kami bagi pada pagi hari ini terkait mutilasi yang sempat menggegerkan warga Sleman dan juga Yogyakarta ini adalah ada

Temuan yang menarik dari polisi di mana kemarin polisi saat menggelar konferensi pers ini menyatakan bahwa antara korban dan pelaku ini sudah saling mengenal mereka berkenalan lewat media sosial Facebook begitu sekitar 3 hingga 4 bulan yang lalu dan mereka ini berkenalan tergabung dalam sebuah komunitas yang menurut polisi ini dianggap memiliki

Aktivitas yang tidak wajar atau nyeleneh begitu Jadi mereka memang tergabung dalam komunitas di grup Facebook yang dikatakan tidak wajar itu dan mereka berjanji atau perjanjian untuk bertemu di salah satu kost pelaku di wilayah triharjo Sleman dan melakukan kegiatan yang dianggap ini ada unsur kekerasannya kegiatan Kekerasan ini yang berujung

Korban ini hingga meninggal dunia akan tetapi memang polisi tidak membeberkan secara lebih detail apa komunitas yang dimaksud dan juga kekerasan yang dimaksud karena memang ini terbilang sensitif begitu sehingga tidak dijelaskan secara lebih rinci dan akibat dari peristiwa mutilasi tersebut memang kedua pelaku ini akan diancam dengan pasal berlapis mulai dari pembunuhan eee biasa

Hingga pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman ini maksimal selama 20 tahun penjara dan memang hingga saat ini polisi juga masih terus melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku dan dalam waktu dekat memang polisi juga berencana akan melakukan tes psikologi terhadap kedua pelaku ini apakah memiliki semacam gangguan kejiwaan yang apa gangguan kejiwaan yang menyimpang

Seperti itu ini akan dilakukan pemeriksaan psikologis oleh Hatim dari akapolisian Polda Daerah Istimewa Yogyakarta demikian informasi terbaru Bayu dan Ratih kita kembali ke studio Baik terima kasih Andri Prasetyo melaporkan langsung dari Sleman Yogyakarta Tadi sudah dijelaskan Sebenarnya apa yang menjadi motif pembunuhan walaupun tidak secara gampang pihak kepolisian menyatakan karena

Memang agak sensitif begitu ya Pak ya oke baik kita langsung ngobrol sama Mbak Sandra meskipun agak sensitif mungkin ada pertimbangan-pertimbangan khusus begitu mbak yang di yang di lakukan oleh pihak Kepolisian ada sebuah grup komunitas tidak wajar kekerasan dan akhirnya meninggal dunia Anda bisa melihat benang merahnya juga nggak di sini Bang baik sebenarnya

Sebelum kita masuk ke dalam kasus ini tentu sebagai seorang psikolog forensik tentu saja ya harus ada tinjauan-tinjauan ilmiah ya dan kita juga harus melihat kepada Sekian banyak kasus-kasus dan penelitian yang sudah pernah dilakukan terkait dengan kasus serupa pada dasarnya bahwa setiap ketika ada terjadi kasus kriminal yang apalagi yang berakibat dengan tewasnya seseorang

Tentu harus ada proses-proses pemeriksaan nih baik terhadap mendiang korban dan pelaku tentu saja kalau mendiang korban ini kan berupa atau sip psikologis tetapi ketika sudah diketahui pelakunya begitu ya jadi kita bisa langsung melakukan pemeriksaan psikologis forensik terhadap kedua tersangka ini gitu nah lalu kemudian Tentu juga harus diperbandingkan apa

Yang kemudian memang menjadi motif lalu kemudian proses terjadinya kasus ini semua harus bisa dijelaskan tentu pada saat kita ingin membandingkan dengan apa yang sudah terjadi di seluruh dunia itu memang kasus mutilasi itu baik di berbagai negara manapun ya yang paling banyak itu sebenarnya juga salah satunya adalah di Jepang Nah kemudian di

Sweden ataupun di Indonesia ini sendiri juga mungkin jumlahnya belum mencapai 100 begitu ya Tapi tetap sudah ada tinjauan psikologi terkait itu gitu ya Nah beberapa ahli atau banyak ahli yang terkait dengan kasus mutilasi ini itu menyebutkan bahwa 4 penyebab orang melakukan mutilasi di dalam apa saja temuannya itu yang pertama itu adalah

Karena defensif itu berarti dia memang dengan tujuan untuk menghilangkan jejak jadi dia membunuh lalu kemudian dia ingin menghilangkan jejaknya jadi ingin meminimalkan dan yang kedua adalah karena agresivitas jadi pada saat dia berada dalam sebuah situasi kemudian dia tidak bisa mengendalikan emosinya terjadilah pembunuhan lalu kemudian diakhiri dengan mutilasi tersebut lagi

Dan kembali di Apa kabar Indonesia pagi tentunya kita juga kan masih menunggu ya proses penyelidikan dari pihak kepolisian pemeriksaan saksi kemudian ada pemeriksaan keuangan setidaknya kita juga ingin menyampaikan bahwa ada beberapa kasus-kasus yang mungkin serupa ya dengan mutilasi ini makanya kita berbicara dengan bahasa anda Mas tadi sudah ada dua ya

Landasannya alasannya satu dimensi agresif yang ketiga apa Mbak necro statistik dan mikromatik seperti apa itu bentuknya Mbak ada tujuan untuk berhubungan seksual dengan jenazah lalu kemudian memang sengaja untuk dibunuh dan dimutilasi dengan tujuan untuk pemuasan kebutuhan tapi kalau necromantik itu memang ada unsur romantik jadi ada unsur hubungan dan memang faktanya dari hasil

Penelitian yang ada ya kita tidak bicara kasus ini 90% dari kasus-kasus mutilasi itu korban mengenal pelaku walaupun sebenarnya dalam waktu tidak lama pelaku adalah orang yang dikenal lalu kemudian yang lebih menarik lagi adalah 75% dari kasus tersebut itu ternyata dilakukan oleh keluarga atau pasangan pasangan dalam arti bisa pernikahan atau

Pasangan Asmara begitu yang terakhir tadi yang bayarnya kalau melihat dari kasus ini sendiri Mbak itu yang mungkin harus dibuktikan di dalam pemeriksaan psikologi forensik Yang besok harus dilakukan gitu ya Apakah memang memenuhi yang pertama kedua ketiga atau keempat bisa jadi ada kombinasi antara keduanya jadi misalnya ada mikromatiknya lalu kemudian untuk

Menghilangkan jejak dia menggunakan yang defensifnya Kalau sampai tidak hanya dimutilasi bahkan sampai direbus gitu mbak ini ini kecenderungan Seperti apa kalau yang bisa dibaca iya Sekali lagi kan harus ada pemeriksaan untuk bisa mengetahui dan bisa menjawab pertanyaan tersebut ya gitu ya karena kita tidak bisa berandai-andai dalam hal ini tetapi

Yang jelas ketika memang ingin menghilangkan jejak ada mungkin menghilangkan sidik jari menghilangkan karena kalau begitu direbus terus kemudian di atau ada yang mungkin dimakan dan lain sebagainya Itu semua akan menambah berbagai penjelasan yang terkait dengan kasus tersebut enggak mungkin tadi kan alasan mutilasi sudah ada empat dia berdasarkan penelitian

Tapi ketika orang memutuskan untuk memutilasi gitu itu kecenderungan apa ya mbak ya gitu Apakah memang sudah ada dalam dirinya lingkungan inspirasi dan lain sebagai Gimana Pak Sekali lagi itu yang menjadi penjelasannya ya karena kalau misalnya memang dia defensif itu Berarti tadinya mutilasi tidak menjadi pilihan jadi karena ketika sudah terjadi

Pembunuhan lalu bingung Bagaimana menghilangkan jejak lalu kemudian mutilasi adalah jalan keluarnya jadi dia tidak merencanakan mutilasi tersebut tetapi kalau yang necromantik masih ada kemungkinan misalnya memang ada tujuan untuk mengambil kulit kepala dan lain sebagainya Itu ada yang seperti itu gitu ya Walaupun mungkin di Indonesia belum belum banyak yang arahnya kepada

Nekromatik jadi memang ada yang mutilasi itu menjadi sebuah tujuan ada yang tidak gitu Nah yang harus kita cari bukti-bukti tersebut dari kasus-kasus ini jadi memang sifatnya akan spontan begitu mbak ya ada yang spontan ada yang tidak ada yang spontan yang tidak tergantung tujuannya gitu ada yang memang ada tujuannya untuk memutilasi

Begitu ya terutama sinetron ini banyak yang seperti itu gitu jadi ketika mereka ada hubungan romantis lalu kemudian ada tujuan ingin memiliki misalnya ada yang ingin memiliki rambutnya dengan memiliki dadanya dan sebagainya jadi mutilasi menjadi sebuah tujuan tetapi ada yang mutilasi ini bukan tujuan tetapi justru adalah untuk penyelesaian masalah terutama untuk menghilangkan jejak

Misalnya untuk menghilangkan sidik jari untuk menghilangkan barang karena membawa jenazah dalam bentuk besar itu kan pasti akan sulit tapi kalau dipotong-potong akan menjadi lebih mudah kita di Indonesia pun juga beberapa kasus terdahulu sudah memenuhi kriteria ini dan yang jelas ya seperti itu ketika memindahkan dalam bentuk 14 potong 13

Potong lebih mudah daripada membawa dalam tapi para pelaku ini biasanya mempelajari dulu Enggak sih Mbak sebelum melakukan aksi mutilasi ini kalau dari beberapa kasus yang pernah saya periksa di Indonesia gitu ya eee Tidak mereka tidak mempelajari justru gitu ya karena memang karena memang mereka termasuk klasifikasi yang tadi defensif ya ada

Nekromatik tapi terus kemudian penyelesaiannya adalah dengan defensif tersebut rata-rata motifnya karena apa apakah juga ada faktor ekonomi di situ atau memang kebanyakan lebih ke percintaan tadi kan dikatakan bahwa ini masuk dalam komunitas yang memiliki kegiatan yang tidak pada umumnya tidak normal ketika memang ada fakta tersebut patut diduga memang ada definisi yang

Keempat ya ada necrometik karena Berarti ada hubungan asmara di sana gitu tetapi bukan Tidak mungkin bahwa di sini juga ada alasan defensif karena ingin menghilangkan jejak gitu jadi bisa jadi itu terjadi nah ini yang Justru harus diperiksa oke nah sekali lagi mbak yang soal mutilasi gitu tadi sempat kita

Ngobrol ya soal kasus yang pernah ditangani oleh pembakaran ya Kasus apa namanya seri Bakti waktu itu yang kayak orang membawa potongan tubuh suaminya dalam bus kemudian Ryan Jombang kita tahu sama-sama gitu nah ketika memutuskan soal mutilasi-mutilasi ini di dipengaruhi background-nya juga enggak pekerjaannya backgroundnya kemudian tentu balik lagi tadi soalnya niat dasar

Itu tadi dia pasti latar belakang keluarga budaya sikap kemudian nilai-nilai termasuk juga pekerjaan juga turut berperan begitu ya jadi ada yang misalnya Karena pekerjaannya mungkin biasa untuk menggunakan pisau ya jadi tentu saja bisa menjadi lebih mudah untuk berpikir ke arah sana gitu sementara yang lain misalnya ada sebuah situasi Jika

Ternyata di lingkungannya tidak ada tanah untuk mengubur jadi akhirnya mutilasi menjadi pilihan begitu Jadi semua tergantung kepada sebuah latar belakang kemudian situasi dan berbagai faktor-faktor yang bisa anda langkah preventif Mbak sebelum hal ini terjadi begitu langkah-langkah preventif ini Ya tentu saja kita yang paling penting adalah hukum pastinya gitu lalu kemudian

Nilai-nilai norma sosial dan lain sebagainya bahwa kita harus bisa menanamkan rasa cinta kasih sayang kepada sesama dan lain sebagainya tetapi sekali lagi dengan fakta bahwa mutilasi ini juga melibatkan 90% orang yang dikenal lalu kemudian keluarga dan pasangan begitu ya jadi melibatkan unsur Asmara nah ini juga harus diperhatikan bahwa setiap keluarga Indonesia harus

Memastikan bahwa setiap anggota keluarganya itu punya nilai-nilai cinta kasih kepada sesama dan bahwa hubungan asmara itu ya tentu harus ada batasan-batasan yang harus kita tegakkan Terima kasih ya waktunya bisa menjadi apa ya terima kasih

AKIP, https://www.tvOnenews.com – Geger Mutilasi Mahasiswa di Sleman Terungkap! | AKIP tvOne

Ada fakta baru soal kasus pembunuhan dan mutilasi sadis seorang mashasiswa berinisial R (20) asal Pangkal Pinang di Sleman, Yogyakarta. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Reskrimum Polda DIY, Kombes Pol FX Endriadi kepada awak media, saat konferensi pers, Selasa (18/7/2023). Kombes Pol FX Endriadi beberkan dari temuan sementara, terdapat fakta baru jika korban dan dua pelaku W (29) dan RD (38) tergabung dalam grup di Facebook yang kegiatannya tak wajar.

AKIP01
FR01
AL01

Saksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live
Dan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:

Facebook – https://www.facebook.com/tvOnenews
Instagram – https://www.instagram.com/tvOnenews
Twitter – https://twitter.com/tvOnenews
TikTok – https://www.tiktok.com/@tvOnenews
Website – https://tvOnenews.com
Sobat tvOneNews , Info tentang #Geger #Mutilasi #Mahasiswa #Sleman #Terungkap #AKIP #tvOne ini bisa dilihat dalam bentuk vidio yang berdurasi 00:15:12 detik.


Begitulah sekilas tentang Geger Mutilasi Mahasiswa di Sleman Terungkap! | AKIP tvOne yang telah dilihat oleh 159591 penonton, semoga dapat bermanfaat until kita semua. © tvOneNews 912

28 thoughts on “Geger Mutilasi Mahasiswa di Sleman Terungkap! | AKIP tvOne

  1. Itulah kenapa hukum Islam mngjukum tegas pelaku zina dan menyimpang sprti ini. Karena dosa zina itu besar Skali dan ktika Allah marah dh dosa itu bukan hanya yg brbuat dosa yg tanggung akibatnya malinkan orang skitar mreka juga.

  2. Kejahatan sadis di negeri ini akan semakin parah jika tidak diberlakukan hukuman mati atau yang sepadan dan akan selalu berulang-ulang ulang dan ulang

  3. Saya beberapa saat lalu diberi informasi bahwa kota tempat terjadinya peristiwa ini sekarang lagi darurat penyimpangan LGBT, banyak anak anak rantauan dari keluarga baik baik dan lurus, yang kuliah di kota ini…diincar oleh komunitas memyimpang tersebut, mereka didekati dengan berbagai cara dan taktik perorangan maupun kelompok LGBT bahkan kakak kelas mereka yang sudah terpapar ini merayu dengan berbagao cara untuk masuk dijerumuskan pelan pelan agar masuk ke komunitas mereka….semoga semua anak anak kita selalu dilindungi Allah benar benar ngeri kota ini 😢😢

  4. Perilaku menyimpang sekarang dengan bangga diperlihatkan. .wkk..wkk…giliran dinasehati ngomong ngalor ngidul gak karuan pinteran dia..kalau dah begini…kasihan sekali mereka semua kaum menyimpang itu.

  5. Itulah resikonya masuk ke dalam komunitas G@y. Kalo gak mati kena penyakit, mati di bunuh pasangannya sendiri, gak ada yang namanya berakhir happy anding, sampe akhir hayat, Layaknya kakek nenek, anak, cucu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *