Rektor Perempuan Pertama ITB dan Unpad

2019-11-15 09:00:00 00:04:06

Live streaming 24 jam: https://www.cnnindonesia.com/tv

Dua perguruan tinggi di Bandung, Jawa Barat, yaitu Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Padjajaran, memiliki rektor baru.,

Keduanya merupakan rektor perempuan pertama, yang terpilih dari dua perguruan tinggi tersebut.

Ikuti berita terbaru di tahun 2019 dengan kemasan internasional berbahasa Indonesia, dan jangan ketinggalan breaking news 2018 dengan berita terakhir dan live report CNN Indonesia di https://www.cnnindonesia.com/tv dan channel CNN Indonesia di Transvision.

Dalam tahun politik sekarang ini dan menuju pilpres 2019, CNN Indonesia mencanangkan sebagai Layar Pemilu Tepercaya. Kami akan menayangkan konten-konten politik 2019 secara seimbang untuk mengawal demokrasi dan demokratisasi di Indonesia yang kami cintai.

CNN Indonesia tergabung dalam grup Transmedia. Dalam Transmedia, tergabung juga Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia.com dan CNBC Indonesia.

Follow & Mention Twitter kami:
@myTranstweet
@cnniddaily
@cnnidconnected
@cnnidinsight
@cnnindonesia

Like & Follow Facebook:
CNN Indonesia

Follow IG:
cnnindonesiatv
Sobat CNN Indonesia, Info tentang #Rektor #Perempuan #Pertama #ITB #dan #Unpad ini bisa dilihat dalam bentuk vidio yang berdurasi 00:04:06 detik.


Begitulah sekilas tentang Rektor Perempuan Pertama ITB dan Unpad yang telah dilihat oleh 12122 penonton, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. © CNN Indonesia 246

11 thoughts on “Rektor Perempuan Pertama ITB dan Unpad

  1. Selamat bekerja semoga perempuan Indonesia dapat membawa pendidikan Indonesia makin maju, berdaya saing, nobelis dan mencetak manusia unggul serta meningkatkan IPG di sektor pendikan secara berkelanjutan. Di tengah masyarakat Jawa Barat yang hanya rerata lulusan SMP kelas 8. Padahal PDB/GNP-nya no.3 secara nasional setelah Jakarta dan Jawa Timur.

  2. Selamat bekerja semoga perempuan Indonesia dapat membawa pendidikan Indonesia makin maju dan mencetak manusia unggul serta meningkatkan IPG di sektor pendikan secara berkelanjutan. Di tengah masyarakat Jawa Barat yang hanya rerata lulusan SMP kelas 8. Padahal PDB/GNP-nya no.3 secara nasional setelah Jakarta dan Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *